Misteri Hutan Pinus Bulutana Yg Belum Terungkap

4

Hutan Pinus Bulutana yang terletak di Dusun Bulutana, Desa Mattampawalie, Kecamatan Lappariaja, yang belakangan ini ramai dikunjungi oleh orang-orang kalangan remaja bahkan sampai orang tua, bukan hanya dari penduduk sekitar tapi tidak sedikit pula hutan pinus ini kedatangan dari daerah yang lumayan jauh.  apasih daya tarik hutan pinus ini ? dan mengapa baru sekarang ini orang ramai mengunjunginya ?

 

sepintas hutan pinus di bulutana ini nampak seperti hutan pinus pada umumnya.

Yang luasnya pun masih terbilang kecil dibanding hutan pinus yang berada di daerah tetangganya di Hutan Pinus Malino Kabupaten Gowa.

 

pengunjung yang datang bermacam-macam

ada yang datang sendiri, ada pula yang datang berpasangan walau bukan pasangannya (kita tidak akan bahas itu sekarang hehe)

dari beberapa pengunjung hutan pinus ini punya jawaban yang berbeda ketika kami tanyai

apa yang mengundang mereka untuk ke hutan pinus ini

ada yang menjawab hanya sekedar penasaran, ada pula yang hanya sekedar rekreasi

tidak sedikit yang menjawab kalau mereka ingin mengungkap sebuah mitos hutan pinus

dan hampir semua menjawab karena jalanan menuju ke hutan pinus  baru bisa dilalui dengan kendaraan

tampaknya hutan Pinus Bulutana ini bisa menjadi destinasi wisata

dilihat dari antusias penduduk setempat dan para pengunjungnya

yang sangat disayangkan masih banyak pengunjung yang kurang disilin dalam hal kebersihan

sampah berserakan dimana-mana

jadi poin kami melihat hutan pinus bultuana ini adalah :

  • lumayan luas untuk sebuah tempat tempat wisata
  • suhu yah lumayan dingin seperti hutan pinus pada umumnya
  • pemandangan bagus sih ditambah tidak jauh dari  sana ada air terjun

pertanyaan tentang mengapa baru kali ini ramai

Artikel Menarik Lainnya  Mitos Hutan Pinus

terjawab yang paling masuk akal “karena jalan menuju kesana sudah bisa dilalui kendaraan”

adapun jawaban tentang mitos hutan pinus akan kita bahas di “mitos hutan Pinus” (red)

 

Hutan Pinus Bulutana diantara mitos tak terungkap
4 Comments
  1. […] hutan pinus bulutana […]

  2. […] Setelah melakukan aksi, pelaku kemudian melajukan kendaraannya. Korban sontak langsung berteriak histeris, hingga menggegerkan warga setempat. Korban meminta kepada warga untuk mengejar pelaku tersebut, tapi motornya kencang hingga warga kesulitan menangkapnya. _ […]

  3. […] Sehingga guru harus melalukan pembelajaran Luar jaringan (Luring), dengan cara memberikan modul materi pelajaran kesetiap siswa yang tidak dapat mengikuti pembejaran secara daring.  _ […]

  4. […] Setelah melakukan aksi, pelaku kemudian melajukan kendaraannya. Korban sontak langsung berteriak histeris, hingga menggegerkan warga setempat. Korban meminta kepada warga untuk mengejar pelaku tersebut, tapi motornya kencang hingga warga kesulitan menangkapnya. _ […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.