Menu
Makalah Lengkap dan Pengetahuan Umum

PENGALAMAN PERTAMAKU

  • Bagikan

Namaku Maya aku adalah siswi kelas X di salah satu sekolah favorit di Jakarta.  ketika pertama kali aku masuk di sekolah ini para siswa-siswi diwajibkan memilih salah satu extrakuriuler yang ada disekolah. Aku sendiri memilih extrakurikuler Pramuka. Ya maklum saja, waktu aku di sekolah dasar itulah extrakurikuler yang ada.

Disekolah ku akan mengadakan persami (perkemahan sabtu-minggu) sebagai perkenalan dan menambah pengalaman serta mengenal lebih jauh tentang teman dan pramuka. Kami diharuskan memiliki izin dari orang tua untuk mengikuti extrakurikuler.

setibanya aku dirumah aku langsung memberikan surat tersebut kepada ibu ku

“Assalamu’alaikum” teriakku sepulang sekolah

“Wa’alaikum salam” jawab ibuku yang entah dimana

“Ibu, ibu dimana?” tanyaku dengan suara lantang

“ibu di dapur nak” jawab ibuku

Tanpa berpikir panjang aku segera menemui ibuku yang sedang memasak makanan didapur

“Ibu, ini” tanyaku ku sambil menyodorkan selembar kertas yang diberikan guruku tadi

“Apa ini  Nak?” Tanya ibuku

“Ini surat pernyataan izin orang tua, soalnya minggu depan sekolahku mengadakan persami atau kemah disekolah dan harus dengan izin orang tua” jawabku menjelaskan tentang maksud surat tersebut

“ooo… begitu jadi ibu harus tanda tangan?” tanya ibuku

“Iya ibu” jawabku

akupun bergegas pergi kekamar dan mengganti baju serta istirahat sejenak sambil menunggu ibuku selesai memasak. Maklum ibuku seorang penjual kue yang kalau pagi hari ibuku pergi menjajakan kue dengan keliling kampung. setelah keliling menjajakan kue ibuku baru pulang untuk memasak makan siang.

Waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba, aku bergegas membereskan keperluanku untuk berkemah disekolah. Aku menyiapkan pakaian ganti, pisau, piring dan gelas handuk, makanan serta cemilan. maklum saja aku sangat suka makan(heehheheh). setelah semua selesai aku segera meminta ibuku mengantarkanku kesekolah. karena itu syarat agar aku bisa ikut kegiatan tersebut.

Sesampainya disekolah aku bertemu dengan teman-temanku salah satunya bernama Dian. Dian adalah teman sebangku ku. kamipun berbegas pergi keruang kelas untuk menyimpan tas bawaanku, setelah itu, kami pergi kelapangan untuk upacara pembukaan.

Setelah upacara kami langsung melakukan baris berbaris dan hingga tiba waktu tengah malam. waktu renungan dan api unggun. kami dipanggil oleh kakak pembina kami untuk berkumpul di lapangan.

“Marilah kita kumpul dilapangan” seruan kakak pembina pramuka

Kamipun bergegas untuk segera kelapangan dan membuat lingkaran mengelilingi api unggun yang telah dibuat sebelumnya oleh kakak pembina kami. ini adalah pengalaman pertamaku.

Kegiatan tersebut membuat kami terharu, karena kami diingatkan pada kematian dan betapa sayangnya orang tua yang rela membanting tulang demi kami untuk memberikan kehidupan yang terbaik tanpa memikirkan kebutuhan diri mereka sendiri. Aku menangis karena aku teringat akan Ayah dan Ibuku dirumah karena mereka banting tulang untuk aku dan adikku menjadi orang yang berkucukupan.

Waktu berjalan  tak terasa matahari telah menampakkan dirinya. Ya pagi hari pertama dimana aku tanpa ibu disampingku, aku merindukannya. kamipun diberikan waktu istirahat dan mengganti pakaian dengan pakaian olahraga. karena kami akan melakukan senam dipagi hari. dan membuat sarapan dengan alat seadanya.

Selesai kami sarapan kami diajarkan untuk membuat tandu dengan tongkat dan tali yang telah kami sediakan. aku dan reguku segera melakukan apa yang diarahkan oleh kakak pembinaku. kamipun selesai membuat tandu dan ternyata regu kami regu pertama yang menyelesaikannya, aku sangat senang.

Waktu berjalan tanpa terasa tiba waktu dimana kami selesai melakukan perkemahan ini, kami segera membersihkan sekolah, karena esok kami akan kembali kesekolah seperti biasa dan membereskan barang-barang kami untuk bersiap pulang kerumah.

Kami melakukan upacara penutupan itu adalah tanda kalau acara persami kali ini telah selesai dilaksanakan. akupun bergegas untuk pulang, sesampainya dirumah aku langsung mencari ibuku dan memeluknya. Karena aku sangat merindukan ibuku. setelah itu aku membersihkan diri dan istirahat, maklum saja istirahat kami selama perkemahan sangatlah sedikit.

itulah pengalaman pertamaku ikut perkemahan di sekolah atau persami

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *