Menu
Makalah Lengkap dan Pengetahuan Umum

Permainan Bulu Tangkis

  • Bagikan

a. Sejarah Singkat Bulu Tangkis

Negara asal permainan bulu tangkis sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Dokumen-dokumen  sejarah membuktikan bahwa permainan tersebut dijumpai di negara Cina yang dimainkan dengan raket kayu dan sebuah bola yang berbulu. Ada dituliskan pula bahwa dalam abad ke–12 permainan bulu tangkis dimainkan di puri-puri bangsawan di Inggris.

Di India, bulu tangkis dimainkan di Poona dan karena itu permainan itu dinamakan permainan “poona”, sekitar tahun 1870. Jadi, belum dapat ditentukan dengan pasti apakah perwira Inggris membawa permainan  itu ke India atau sebaliknya. Nama “badminton” berasal dari nama kota Badminton di wilayah Glousectershire, yang tidak jauh letaknya dari Bristol.

Dalam konteks kecabangan olahraga formal, peraturan permainan bulu tangkis pertama dibuat dalam tahun 1877, kemudian direvisi pada tahun 1887. Revisi berikutnya diadakan pada tahun 1890, selanjutnya revisi dilakukan hingga saat ini. Kejuaraan All England yang pertama diselenggarakan dalam tahun 1897 dan diselesaikan dalam satu hari.

Pertandingan  All England yang pertama ini merupakan sukses besar bagi perkembangan permainan bulu tangkis di Inggris. International Badminton Federation atau IBF didirikan pada tanggal 5 Juli tahun 1934 oleh negara-negara Inggris, Kanada, Denmark, Perancis, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Skotlandia dan Wales.

Semula IBF akan menyelenggarakan suatu kompetisi internasional pada tahun 1939, tetapi dengan pecahnya perang Dunia ke-II, kompetisi itu baru dapat dilaksanakan pada tahun 1948/1949. Untuk juara kompetisi antar negara itu telah disediakan sebuah piala bergilir, dihadiahkan oleh sir George Thomas. Piala tersebut kemudian dikenal dengan nama “Thomas Cup”, yang sebetulnya bernama “The International Badminton Championship Challenge Cup”.

b. Variasi Memegang Raket dan Servis Forehand dan Backhand

1. Melakukan servis tinggi/panjang forehand secara menyilang

  1. Dilakukan berpasangan/kelompok
  2. Yang telah melakukan servis bergerak berpindah tempa, Latihan ini dilakukan berpasangan atau berkelompok untuk menanamkan nilai-nilai kerja sama, keberanian, sportivitas.

2. Melakukan servis pendek forehand secara menyilang

  1. Dilakukan berpasangan atau kelompok
  2. Yang telah melakukan servis bergerak berpindah tempat

Latihan   ini   dilakukan   berpasangan   atau   berkelompok   untuk menanamkan nilai-nilai kerja sama, keberanian.

3. Servis pendek backhand secara menyilang

  1. Dilakukan berpasangan atau kelompo
  2. Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat

Latihan   ini   dilakukan   berpasangan   atau   berkelompok   untuk menanamkan nilai-nilai kerja sama, keberanian, sportivitas.

C. Variasi Memukul Forehand dan Backhand

Untuk mempelajari cara memukul forehand dan backhand dilakukan kegiatan-kegiatan bermain secara sederhana atau tugas latihan sebagai berikut.

1. Melakukan pukulan forehand dengan arah bola lurus

1) Bola dipukul/diumpan teman.

2) Dilakukan berpasangan atau kelompok.

3) Yang telah melakukan pukulan forehand, bergerak berpindah tempat.

Latihan ini dilakukan  untuk  menanamkan  nilai-nilai kerja sama, keberanian, sportivitas.

2. Melakukan pukulan backhand dengan arah bola lurus

1) Dilakukan berpasangan atau kelompok.

2) Bola dipukul/diumpan oleh teman.

3) Yang telah melakukan pukulan backhand bergerak berpindah tempat.

Latihan ini dilakukan untuk  menanamkan  nilai-nilai kerja sama, keberanian, sportivitas.

3. Melakukan pukulan backhand dengan arah bola lurus

1) Dilakukan berpasangan atau kelompok.

2) Bola dipukul/diumpan oleh teman.

3) Yang telah melakukan pukulan backhand bergerak berpindah tempat.

Latihan ini dilakukan untuk  menanamkan  nilai-nilai kerja sama, keberanian, sportivitas.

4. Melakukan pukulan backhand dengan arah bola menyilang

lapangan

1) Dilakukan secara berpasangan atau kelompok.

2) Bola dipukul/diumpan teman.

3) Yang telah melakukan pukulan backhand bergerak berpindah tempat.

Latihan ini dilakukan untuk  menanamkan  nilai-nilai kerja sama, keberanian, sportivitas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *